Diskusi · Liqo Online

Liqo Online: Sejenak Me-Refresh Iman

1446335579059

Bismillaahirrohmaanirrohiim

🌺:)🌺:)🌺:)🌺:)🌺:)🌺

Resume diskusi SABUMI (HSMN BANDUNG)

Tema : Sejenak Merefresh Iman

Hari/tanggal: Rabu, 28 Oktober 2015
Jam : 20.00-22.00 WIB
Narasumber: Kang Dea Tantyo.
Beliau sudah menikah dan memiliki 1 anak. Aktivitas Penulis dan Researcher Garuda. Motto Hidup “Be Better Everyday.”
Moderator: Mekar
Notulen : Elin

🌺🌺🌺
📝 PROLOG MATERI DISKUSI
~~~~~~~~~~

Assalamu’alaykum.
Ba’da tahmid wa shalawat.
Sebelumnya mhn izin sy sampaikan 3 hal.

1. Disclaimer, saya bkn ust. Hanya senang utk sharing dan menulis. Di waktu yg singkat ini smg menjadi jalan kita utk saling sharing yg diridhoi Allah

2. Top of mind saya, detik pertama diinvite ke grup ini. Kaget dan takjub dgn branding grupnya. Homeschooling. MasyaAllah. Saya jadi ingat salah satu tokoh Indonesia paling jenius yg pernah ada. Beliau salah satu pahlawan kemerdekaan Indonesia. Dijuluki The Grand Oldman oleh Bung Karno. Hidupnya Sederhana. Tapi penuh prestasi. Menguasai hampir 9 bahasa asing. Konon, pernah digaji oleh Belanda sbg diploma muda senilai 750 gulden. Padahal saat itu satu keluarga bisa hidup hanya dgn penghasilan 12 gulden. Hebatnya, beliau keluar dr bekerja utk belanda dan berbalik utk melawan. Meninggalkan kenyamanan hidup. Dan bergabung dg syarikat Islam. Demi Islam dan Indonesia. Beliau adalah HAJI AGUS SALIM. Tapi ada satu yg paling spesial. Haji Agus Salim yg jenius itu, tidak pernah menyekolahkan anak-anaknya di sekolah formal. Beliau dan istri mendidik langsung 6 anak-anaknya. Melalui diskusi dan buku-buku yang diajarkan langsung oleh orang tuanya. Dan Pak Mohammad Roem sampai takjub dgn keluarga dan kecerdasan anak-anak Haji Agus Salim.
Bisa jadi pelajaran buat para orangtua, dimana usia 4 tahun anak-anak beliau sudah mahir bahasa asing dan usia 6 tahun anak-anaknya sudah dibiasakan membaca buku-buku dg alur cerita dewasa.

3. Saya suka sekali dgn buku. Di rumah ada beberapa buku, jika saya suka, saya punya double.
Thats all. Sbg pembuka.

Adapun materinya :

1. Siwak
– membiasakan di 5 tempat
– HR Ahmad 1/80. HR Bukhari: 847, Muslim: 252 dll

2. Shalat Syuruq
– Bernilai Haji dan umrah sempurna
– HR At Tirmidzi 586, HR Thobroni 7663

3. Shalat Sunnah 10/12 rakaat
– Bernilai Rumah di Syurga
– HR. Muslim no. 728, dll

4. Berdoa diwaktu mustajab
– Antara dua adzan, akhir Jumat, Siang Rabu, Sahur dsb
– HR. Tirmidzi no 212, dll

5. Mendoakan bersin
– Imam Abu Dawud

6. Langgengkan istighfar
– Imam Ahmad
“Sunnah-sunnah yg dilupakan”

1. Siwak
“Sungguh jika seorang hamba bersiwak, kemudian berdiri shalat, maka ada seorang malaikat yang berdiri di belakangnya untuk mendengarkan bacaannya. Malaikat itu akan mendekat kepadanya hingga meletakkan mulutnya pada mulut orang tersebut. Dan tidaklah keluar dari mulut orang tersebut berupa bacaan al-Qur‘an kecuali akan masuk ke dalam perut malaikat, maka bersihkanlah mulut kalian bila hendak membaca al-Qur‘an.”
(HR Bazzar dalam Musnad-nya. Imam al-Mundziri mengatakan, “Sanadnya bagus, syaikh albani -shahih)

5 Tempat untuk bersiwak :
1. Saat akan wudhu
2. Saat akan shalat
3. Saat mbaca al quran
4. Saat masuk rumah
5. Saat bangun tidur

Sunnah penting Nabi. Namun sayang sudah banyak yg tdk melakukan. Dan masih bnyak keutamaan lain smisal nilai shalat yg menjadi berkali lipat jika diawali bersiwak.
Harganya ga lebih dr 5-10rb. Ibu2 tgl mengantongi.  Dapat keberkahan berlipat. InsyaAllah ga berat.

2. Syuruq
Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah bersabda: “Barangsiapa Mengerjakan shalat Shubuh berjamaah, lalu dia duduk berdzikir sampai matahari terbit, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan, “sempurna, sempurna, sempurna (pahalanya, pent).” (HR. At-Tirmidzi II/481 no.586)
Sayangnya syuruq ini jarang dilazimkan di Indonesia. Kiranya kwn2 ke Haramain Makkah/Madinnah, Jeddah dan negeri saudi lain, akan melihat banyak jamaah terbiasa dg sunnah ini.

Kapan waktu shalatnya? Sbgian bsr ulama sepakat sekitar selepas waktu isyraq.

3. InsyaAllah sudah jelas

4. Biasakan sempatkan doa serius saat di waktu antara adzan dan iqamah. Angkat tangan dan berdoalah khusyu. Ini wkt sgt mustajab. Sayangnya org Indo biasanya malah ngbrol atau liat hp 😦

5. Membiasakan mendokan orang bersin. Ada kisah ajaib yg dialami Imam Abu Dawud ttg ini.

6. Membiasakan matsurat. Khususnya istighfar. Ada kisah ajaib yg dialami Imam Ahmad ttg ini.

🌺🌺🌺
TANYA JAWAB

1⃣ Kang, mau bertanya terkait siwak (maaf klo sudah pernah dibahas). Apakah siwak ini bisa bermakna gosok gigi? Karena ada juga yg menafsirkan harus dengan kayu siwak.

Jawab :

Ikhtilaf. Ada sbgian ulama mengatakan serupa pastagigi. Hanya banyak ulama berpendapat tetap makna khusus siwak berbeda dg pasta gigi. InsyaAllah ada keberkahan khusus.

2⃣ Kang, utk melaksanakan sunah syuruq harus berdiam di mesjid kah? Atau boleh dirumah? Krn biasanya akhwat jarang subuh berjamaah di mesjid

Jawab :
Pertanyaannya bagus teh. Sunnah ini dasarnya dilakukan di masjid. Tapi Alhamdulillah banyak ulama sepakat, bahwa utk wanita dibolehkan melakukan shalat syuruq di rumah. Terakhir hal ini dikaji oleh ust Firanda hafidzahullah. Ust doktor. Pengisi kajian di masjid Nabawi. Wallahu ta’ala a’lam.

3⃣ Mengenai
5 waktu untuk bersiwak
1. Saat akan wudhu
2. Saat akan shalat (mungkin ini msh dlm keadaan suci ya, tp stlh memakan sesuatu?)
3. Saat membaca al quran (mkn ini saat membacanya dlm hati ya?, atw gmn?)
4. Saat masuk rumah (ini praktiknya gmn ustadz?)
5. Saat bangun tidur

Afwan minta penjelasannya yg lbh detil kang?

Jawab :
Bismillah.
2. Siwak atau makan nda membatalkan wudhu. Dan adapun caranya, banyak dilakukan dgn menggosok sejenak sblm shalat/takbiratul ihram.

3. Bersiwak sebelum/saat akan mbaca Al Quran.

4. Ini sunnah mulia Nabi. Tiap kali misal selepas perjalanan Nabi menganjurkan utk berpenampilan terbaik. Termasuk bersih2. Sebelum masuk rumah. Diantaranya dg bersiwak dahulu.
Demikian teh. Wallahu a’lam.

4⃣  Poin 5. Membiasakan mendokan orang bersin. Ada kisah ajaib yg dialami Imam Abu Dawud ttg ini.

Bsa d ceritakan kang kisah ajaib nya bagaimna?..

Jawab :
Bismillah. Terima kasih teh Nita. Utk sunnah ke-5. Ini ada kisah menarik ttg Imam Abu Dawud. Saya pernah menulis ttg ini saat ramadhan.

MEMBELI SURGA SATU DIRHAM

1. Dalam Kitab mahsyur Fathul Bari, Al Hafidz Ibnu Hajar pernah menukil sbh kisah yg dialami oleh Imam Abu Dawud rahimahullah.

2. Saat itu Imam Abu Dawud berada di atas perahu penyeberangan di Sungai Dajlah. Tiba-tiba, beliau mendengar org bersin di tepian & menyebut “Alhamdulillah”.

2. Saat itu pula, Imam Abu Dawud meminta juru perahu meminggirkan sejenak sampan ke tepian. Sampai sang Imam memberi 1 dirham agar juru perahu menerima permintaannya.

3. Akhirnya perahu dibelokan kembali ke tepian. Sampai di tepian, Imam Abu Dawud, menghampiri orang yg baru saja bersin.

4. Beliau mendekat, lalu melafalkan doa singkat; “YarhamukaLlaah”. Agak terheran, orang itupun membalas sambil tersenyum, “Yahdikumullaahu wa yushlihu baalakum.”

5. Selepas mengucapkan doa singkat itu. Sang Imam kembali lagi ke perahu. Para penumpang keheranan dan bertanya  kepada beliau mengapa sesusah-payah dan rela membayar demi mendoakan orang yg bersin tadi.

6. Berseri sang Imam menjawab “Mudah-mudahan mjd doa yg mustajab.” Beliau berharap semoga balasan doa dari  org yg bersin tadi utk Imam Abu Dawud diijabah oleh Allah.

7. Apa yg terjadi selanjutnya? Qadarullah, dlm perjalanan di atas perahu itu para penumpang tertidur.

8. Saat bangun, semua terheran, bahwa mimpi para penumpang sama! mereka mengatakan bhw dlm mimpi itu mereka mendengar suara yg mengabarkan, “Wahai para penumpang perahu, sesungguhnya Abu Dawud telah membeli surga dari Allah dengan satu dirham.”

9. Allahu akbar. Sebuah amal yg kerap diremehkan menjadi jembatan yg mengundang rahmat Allah begitu besar.

10. Jika utk sebuah amal & doa bersin, Allah begitu pemurah, bukankah Allah  menjanjikan pahala yg jauh lebih besar lagi terhadap amal-amal besar lainnya?

11. Tidakkah kita cemburu pada Imam Abu Dawud yg menahbiskan: Siapa yg ikhlas dan Ittiba’ melakukan suatu amal, Allah menjanjikan pahala yg teramat besar.

————-

“Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu -bermacam kenikmatan yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan.”

Salam,
Hamba yg tersaruk mengejar Ramadhan

5⃣ Mengenai waktu syuruk itu detailnya gimana ya kang, apa bedanya dg dhuha?
punten saya awam bgt

Jawab :
Waktu syuruq kira-kira saat matahari terbit. Di bbrp tempat di Saudi atau beberapa masjid Indonesia biasanya akan ada 6 penunjuk waktu  di board. 5 waktu shalat wajib dan 1 waktu syuruq. Yakni kira-kira sekitar pkl 6. (Berubah sesuai waktu).

Sbgian besar ulama, berpendapat waktu shalat syuruq sbgm hadist riwayat imam Tirmidzi, dilakukan sekitar 10-15 menit setelah syuruq, utk menghindari shalat tepat saat matahari terbit.
Bbrp ulama juga menyatakan bhw waktu syuruq ini adalah awal waktu dhuha. Demikian. Wallahu a’lam

Tanggapan :
Nah jika saat matahari terbit itu,  betulkah itu saat diharamkannya sholat?
Jadi misal kita mau sholat dhuha di awal, kita shola 2 rokaat dg niat sholat syuruq itu boleh?

Jawaban :
Benar teh.
Wallahu a’lam teteh. Yg ditanya belum pernah melakukan hal tsb. Adapun saya menyarankan utk melakukan syuruq dahulu.
Hanya mmg bbr referensi dan kajian sbgian ulama / ust menyebut bhw waktu syuruq sama dgn awal dhuha. Demikian teh. Wallahu a’lam

6⃣ Poin 6. Membiasakan matsurat. Khususnya istighfar. Ada kisah ajaib yg dialami Imam Ahmad ttg ini
Kisah ajaibnya seperti apa ya Kang yg poin ini?

Jawab :
Baik. Saya pernah menulis kisah ini juga via whatsapp.

JANGAN LELAH BERDOA

1. “Dan apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat, Aku menjawab permohonan doa yang dipanjatkan pada-Ku..”

2. Ada sbh kisah nyata pada zaman Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah. Suatu ketika sang Imam hendak istirahat di masjid selepas melakukan perjalanan. Namun karna tak tahu identitas Imam Ahmad, penjaga masjid tdk mengizinkan Imam Ahmad utk bermalam di masjid. Sang Imam diusir keluar masjid.

3. Sejenak kemudian seorg penjual roti lewat dan merasa iba dgn sang Imam, dgn kebaikan hatinya ia lalu menawarkan sang Imam utk menginap di rumah sang pembuat roti.

4. Di rumah pembuat roti, Imam Ahmad dijamu dengan baik. Namun Imam Ahmad tidak mengenalkan dirinya sebagai Imam Ahmad bin Hanbal, seorang ulama besar yang namanya begitu terkenal.

5. Setelah beberapa saat bercengkerama, si pembuat roti mempersilakan Imam Ahmad untuk beristirahat, sementara ia sendiri menyiapkan adonan untuk membuat roti untuk ia jual esok hari.

6. Disini keajaiban itu terjadi. Ada yang menarik perhatian Imam Ahmad. Seraya mbuat adonan, si pembuat roti terus menerus melantunkan doa/istighfar.

7. Sang Imam terkesan. “Katakanlah kepadaku wahai tuan, apakah engkau mendapat sesuatu dari bacaan istighfar yang engkau baca?”

8. Si pembuat roti lalu menjawab, “Ya demikianlah. Sungguh aku benar-benar telah mendapatkan faidah melazimkan doa/istighfar. Demi Allah, sejak saya melazimkan istighfar, saya tidak memohon sesuatu kepada Allah kecuali pasti dikabulkan.”

9. “Doaku selalu diijabah oleh-Nya. Hanya ada satu doa yang belum terkabul sampai saat ini.”

10. “Doa apa itu?” Tanya Imam Ahmad, seraya ingin tahu harapan atas istighfar yg langgeng dilafalkan sang penjual roti. -Dengar jawaban indah ini..

11. “Adapun Saya,” jawab sang penjual roti, “telah lama berharap.. ingin sekali bertemu dgn Imam Ahmad bin Hambal.”

12. Allahul musta’an. Sang Imam berkaca-kaca. Bergetar, ia menjawab ketakjuban itu. “Wahai tuan, Saya-lah Ahmad bin Hanbal. Demi Allah, Allah-lah yang mengaturku sehingga bisa bertemu denganmu.”

13. Ah, Rabbi.. Ajari kami kesabaran. Ajari kami makna tentang indah dan menenangkannya bersandar hanya pada-Mu.

—-
“Aku tak kuatir adakah doaku dikabulkan atau tidak. Sebab, setiap kali Allah mengilhamkan hamba-Nya untuk berdoa, maka Dia sedang berkehendak untuk memberi karunia.” -Umar bin Khathab-

Salam,
Hamba yg tersaruk mengejar Ramadhan

7⃣ Masih gak ngerti. Jadi waktu syuruq itu sebelum atau sesudah matahari terbit?

Jawab :
Sesudah.
10-15 menit sesudah matahari terbit. Ini kesepakatan bbrp ulama. Demikian.

🌺🌺🌺
PENUTUP

Baik. Sbg penutup kiranya ingin mendalami mengenai syuruq. Berikut sy kopikan artikel terkait..
Sholat ini dinamakan Shalat Isyroq atau Syuruq atau Thulu’. Dinamakan demikian karena pelaksanaannya berkaitan dengan waktu matahari terbit (mulai memancarkan sinarnya).

Hukum sholat Isyroq/Syuruq adalah Sunnah.

Keutamaan Sholat Isyroq:
Orang yang melaksanakannya diberi pahala oleh Allah seperti pahala haji dan umroh dengan sempurna.

Adapun dalil yang menunjukkan keutamaan ini adalah hadits-hadits berikut ini:

Hadits Pertama:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ –صلى الله عليه وسلم- « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah bersabda: “Barangsiapa Mengerjakan shalat Shubuh berjamaah, lalu dia duduk berdzikir sampai matahari terbit, kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, maka ia akan mendapatkan pahala haji dan umrah. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan, “sempurna, sempurna, sempurna (pahalanya, pent).” (HR. At-Tirmidzi II/481 no.586)

Derajat Hadits:
Hadits ini derajatnya HASAN, sebagaimana dinyatakan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah IX/189 no.3403, dan Misykatu Al-Mashobih I/212 no.971, dan Shohih At-Targhib wa At-Tarhib I/111no.464.

Hadits Kedua:

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ:”مَنْ صَلَّى صَلاةَ الصُّبْحِ فِي مَسْجِدِ جَمَاعَةٍ يَثْبُتُ فِيهِ حَتَّى يُصَلِّيَ سُبْحَةَ الضُّحَى، كَانَ كَأَجْرِ حَاجٍّ، أَوْ مُعْتَمِرٍ تَامًّا حَجَّتُهُ وَعُمْرَتُهُ”.

Dari Abu Umamah radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengerjakan shalat shubuh di masjid secara berjamaah, lalu dia tetap berada di dalam masjid sampai melaksanakan shalat sunnah (di waktu, pent) Dhuha, maka (pahala) amalannya itu seperti pahala orang yang menunaikan ibadah haji atau umroh secara sempurna.” (HR. Thobroni VIII/154 no.7663).

Derajat Hadits:
Hadits ini derajatnya HASAN LIGHOIRI, sebagaimana dinyatakan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib I/112 no.469.

Beliau mengatakan bahwa hadits ini diriwayatkan oleh imam Thobroni namun sebagian perowinya masih diperselisihkan (kredibilitasnya, pent) oleh para ulama hadits, akan tetapi hadits ini memiliki jalan periwayatan lain yang banyak).

Dengan demikian, maka hadits-hadits tersebut dapat diyakini kebenarannya dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan dijadikan hujjah atau landasan hukum dalam melakukan amal ibadah.

Tanya 1: Kapan waktu pelaksanaan sholat sunnah Isyroq ? Apakah hal itu tidak bertentangan dengan hadits yang melarang kita melakukan sholat pada saat matahari terbit?

Jawab: Waktu sholat Isyroq / Syuruq / Thulu’ ialah pada awal waktu sholat Dhuha atau sholat hari raya idul adha, yaitu setelah matahari terbit dan menaik setinggi 1 tombak. Atau jika diperkirakan dengan hitungan menit maka sekitar 15 s/d 20 menit setelah matahari terbit. (Lihat Fatawa Syaikh Bin Baz XXV/171, dan Fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Liqo’ al-Bab al-Maftuh XXIV/141 no. Fatwa. 22389).

Dengan demikian waktu pelaksanaan sholat sunnah Isyroq / Syuruq tidak bertentangan dengan salah satu waktu terlarang mngerjakan sholat, yaitu ketika “pas/tepat” matahari terbit. Wallahu a’lam bish-showab.

Tanya 2: Apakah Sholat Isyroq termasuk sholat Dhuha ataukah sholat sunnah tersendiri?

Jawab: Sebagian ulama mengatakan bahwa sholat Isyroq adalah bagian dr sholat Dhuha krn dilakukan di awal waktu Dhuha dan waktunya hanya sbentar, tidak spt waktu sholat Dhuha. Jadi, jika dikerjakan di awal waktu Dhuha maka disebut sholat Isyroq / Syuruq.

Tanya 3: Bagaimana cara melaksanakannya agar mendapatkan keutamaan seperti pahala orang yang haji dan umroh?

Jawab: Cara melaksanakan shalat Isyroq/Syuruq sama dengan sholat-sholat sunnah lain yang dikerjakan sebanyak 2 rokaat, dari mulai takbirotul ihrom smp salam, gerakan dan bacaannya sama. Perbedaannya hanya pada niat sholat. Yaitu kita menetapkan niat di dalam hati saja (tanpa diucapkan dngan lisan) bhwa kita akan melaksanakan sholat sunnah Isyroq dan mngharapkan pahala dari Allah spt disebutkan dlm hadits diatas.

Setelah sholat Shubuh berjamaah di masjid, dia tidak pulang ke rumah atau tidak tidur-tiduran (apalagi sampai ngorok), akan tetapi dia berdiam di masjid utk berdzikir kpd Allah dg dzikir dan wirid syar’i atau membaca Al-Quran, atau mendengarkan taushiyah/kajian ba’da subuh hingga matahari terbit. Kmdian skitar 15 atau 20 menit sesudah matahari terbit, kita berdiri melaksanakan sholat sunnah isyroq tsb.

Tanya 4: Apakah orang yang sakit sehingga tidak dapat pergi ke masjid bisa mendapat keutamaan sholat sunnah Isyroq?

Jawab: Jika kebiasaan dia sewaktu sehat selalu mngerjakan sholat sunnah Isyroq maka ia bisa mendapatkan keutamaannya. Hal ini Sbgmn Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا

“Jika seseorang sakit atau bersafar, maka dicatat baginya pahala amalan sebagaimana yang biasa ia kerjakan di saat ia mukim atau ketika ia sehat.” (HR. Bukhari III/1092 no. 2834)

Kita memohon kepada Allah taufiq dan pertolongan-Nya agar kita dapat melaksanakan dengan giat dan mudah setiap amalan yang dapat mendatangkan keridhoan-Nya dan pahala yg besar, serta memasukkan kita ke dalam Surga-Nya yangg penuh dengan kenikmatan hakiki nan abadi.

آمين يا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ .

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅SABUMI🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

FB Group: Sabumi (Muslim Homeschooling Bandung)
Blog: sabumibdg.wordpress.com

Part of HSMN
👍FB fanpage: Homeschooling Muslim Nusantara
🌐web: hsmuslimnusantara.org

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s