Event · Playdate

Workshop Takakura dan Biopori Bersama TL ITENAS

Laporan Kegiatan

wstakakura4

Hari Selasa, 24 November 2015 merupakan hari spesial bagi warga Sabumi, karena di hari ini para ibu mendapatkan ilmu baru lagi, yaitu belajar membuat komposter rumah tangga dengan kotak Takakura dan Biopori. Workshop ini diselenggarakan atas kerja sama Jurusan Teknik Lingkungan (TL) ITENAS dan Sabumi HSMN.

Gagasan workshop ini disambut dengan antusiasme yang cukup tinggi dari warga Sabumi, terbukti dari hadirnya 29 ibu penuh semangat, tidak lupa dengan membawa putra-putrinya yang juga memancarkan rasa ingin tahu.

Antusiasme para ibu kemudian digawangi oleh tim TL ITENAS yang solid, terdiri dari Ibu Siti Ainun, MSc, Bapak Iwan Juwana, PhD, dan mahasiswa/i dari HIMA TL ITENAS yang dengan sigap membantu kelancaran workshop.

wstakakura3

Workshop dimulai pukul 9:00 pagi, dan pada kesempatan ini, ketua Sabumi, Ibu Liza Putri Sari, memberikan selayang pandang tentang Sabumi. Dengan demikian, pihak TL ITENAS dapat lebih mengenali sasaran penyuluhan mereka. Ibu Liza menerangkan, bahwa Sabumi adalah wadah nirlaba bagi komunitas homeschooling kota Bandung. Disampaikan juga bahwa warga Sabumi terdiri dari para ibu yang memilki perhatian besar pada pendidikan anak, dan bahwa merekalah – para ibu – yang merupakan madrasah pertama bagi putra putrinya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa para ibu mempunyai peran dominan dalam mendidik anak. Mendidik anak? Cerdaskan dulu ibunya. Pun dalam hal sadar lingkungan, para ibu menjadi ujung tombak. Merekalah yang memutuskan apa yang akan dibelanjakan dengan anggaran rumah tangga (termasuk seberapa banyak sampah terkandung di dalamnya), apa yang akan dilakukan dengan sampah rumah tangga, serta nilai apa yang dapat ditanamkan pada anak-anaknya.

Sejauh ini, Sabumi sudah mempraktekkan beberapa hal berkaitan dengan sadar lingkungan, misalnya dalam setiap acara, peserta membawa zerowaste food dan botol minum sendiri, sehingga jumlah sampah dapat dikurangi. Namun, karena pada dasarnya warga Sabumi ingin terus belajar dan memperbaiki diri, Workshop Takakura dan Biopori dirasa perlu untuk menjadi ilmu dan keterampilan tambahan yang dapat membuat para ibu lebih efektif dalam hal menangani sampah rumah tangganya.

Selanjutnya, Bapak Iwan membuka workshop dengan konsep 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle.

* Reduce adalah tindakan mengurangi sampah, seperti membawa kantong belanja sendiri saat berbelanja, sehingga kita tidak menerima kantong plastik (calon sampah tambahan) dari penjual, atau membeli produk dalam kemasan besar sehingga sampah yang dihasilkan lebih sedikit.

* Reuse adalah menggunakan kembali barang-barang yang seringkali dianggap sampah. Misalnya, menggunakan botol plastik bekas sebaga pot tanaman.

* Recycle adalah mengolah ulang sampah, seperti merajut kantong plastik menjadi keranjang atau tas rajut.

Masuk ke acara inti, Ibu Ainun menerangkan tentang proses pembuatan dan cara kerja komposter Takakura dan Biopori. Takakura berguna sebagai komposter tingkat rumah tangga praktis yang dapat dilakukan sendiri oleh para ibu dengan sampah yang dihasilkan dari dapurnya.
Proses pembuatan kompos Takakura dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Kardus aqua diplester tegak ke empat sisi bawahnya, sedangkan sisi atasnya dipotong sedikit supaya tingginya pas dengan keranjangnya.
  2. Kantung jaring diisi dengan sekam lalu dijahit sisi atasnya supaya sekamnya tidak keluar.
  3. Kardus aqua dimasukkan kedalam keranjang. Tekan-tekan supaya masuk dan pas sehingga keranjang bisa ditutup. Masukkan satu buah bantal sekam didasar keranjang. Ini gunanya supaya cairan sampah dan kompos tidak merembes.
  4. Tuang sekam 1 kantung kedalam keranjang. Masukkan tanah satu sekop tangan dari halaman anda sebagai bio starter. Tutup dengan bantal sekam yang satu lagi.
  5. Keranjang takakura anda sudah siap untuk menerima sampah organik
    Sedangkan Biopori berfungsi sebagai resapan air dan pembuangan sampah organik rumah tangga.

Cara pembuatan lubang Biopori adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan peralatan yang diperlukan: alat bor biopori, pipa dengan diameter sama dengan mata bor biopori, dan ram kawat.
  2. Cari lokasi untuk pembuatan biopori: tempat dimana diperkirakan terjadi genangan air.
  3. Pada lokasi yang telah ditentukan, mulailah menggali dengan bor biopori sedalam kurang lebih 80-100 cm.
  4. Setelah selesai menggali, perkuat bagian atas lubang dengan pipa yang telah disiapkan.
  5. Tutup bagian atas dengan ram kawat. Pastikan ram kawat masih dapat dibuka/ditutup agar sampah organik bisa dimasukkan secara rutin

Setelah menyerap paparan dari Bapak Iwan dan Ibu Ainun, para peserta dipersilakan mempraktekkan langsung pembuatan komposter Takakura dan Biopori. Mahasiswa/i HIMA TL ITENAS dengan cekatan membantu para ibu dalam proses ini. Sebagian mahasiswi lainnya mengambil peran childminding, membuat para ibu bisa lebih fokus mengikuti workshop.

Pada workshop ini juga pihak TL ITENAS menghibahkan satu unit bor biopori bagi Sabumi dan membagikan doorprize Satu buah permainan monopoli lingkungan dan empat set komposter Takakura diterima oleh para ibu yang telah mengikuti workshop dengan penuh perhatian dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar.

wstakakura2

Selanjutnya, workshop ditutup dengan pembagian piagam penghargaan bari Jurusan TL ITENAS, HIMA TL ITENAS, mahasiwa dan peserta yang turut serta dalam workshop. Tidak lupa, semua menyempatkan diri untuk foto bersama

 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅SABUMI🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

👥 FB Group:
Sabumi (Muslim Homeschooling Bandung)
💻 Blog: sabumibdg.wordpress.com

Sabumi is part of HSMN
👍FB fanpage:
Homeschooling Muslim Nusantara
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s