Homeschooling Highlight · Lesson Plan

Lesson Plan, Apa dan Bagaimana?

Berkaitan dengan tema harian HSMN 5 Januari 2016, yaitu “Tips dan Trik Membuat Lesson Plan”, diskusi di Sabumi pun hidup dengan pertanyaan pancingan dari Teh Liza (admin):

Apa perbedaan kurikulum dengan lesson plan?

Berikut beberapa jawaban yang bisa kita jadikan panduan dalam menyusun kurikulum dan lesson plan anak-anak kita di rumah:

***

Dyah Ummu Umar:

Kurikulum itu rancangan program pengajaran utk satu periode tertentu yg disesuaikan dg maksud dan tujuan pendidikan tsb.

Kl di lembaga pendidikan formal, kurikulum ini didapat dari pemerintah, kemudian disesuaikan lg dg ciri khas sekolah nya. Diturunkan lg ke dalam prota (program tahunan), promes (program semester) dan rpp. Ada juklak, juknis, media pembelajaran, referensi utama dan referensi lain.

Dari sini, screening buku pegangan jg disesuaikan. Mana yg compatible dg prota promes baru diambil jd buku referensi.

Dalam satu tahun, di awal tahun pembelajaran bisa jd tim jenjang bekerja extra di awal utk menentukan semua komponen pembelajaran ini.

***

Liza Bunda Ammar

Lesson plan itu bagian dari kurikulum. Kalo lesson plan itu rencana rinci ttg sebuah pelajaran yg mau diajarkan. Kalo yg sesuai dgn definisi, lesson plan itu bener2 rinci, cara mengajar dalam 1 satuan waktu pngajaran…

Kurikulum menjabarkan tema, materi, metode pembelajaran, waktu dalam kurun waktu tertentu.

Kaya panduan mau mengajar pas baca lesson plan itu, misalnya hari ini guru mau baca bab apa, dia harus mempersiapkan apa aja alatnya, kalo pake slide, di setiap slide mesti ngomong apa aja, kalo pake alat peraga lain disitu jg diterangkan bagian mana aja yg hendak diterangkan dan apa yang mau diterangkan, pada saat mau berinteraksi dgn anak apa aja yang disiapkan mau dibicarakan dll

But lesson plan keeps us stay on the track

Nah, semakin detail lesson plan, akan semakin efektif loh hs anak
sampai ke misalnya mau menyampaikan guyonan yg berhubungan dengan tema dan tujuan

Link rujukan:

http://alkhafy.blogspot.co.id/2008/11/prinsip-membuat-lesson-plan.html?m=1

http://ahfafahriansyah.blogspot.co.id/2013/05/menggunakan-lesson-plan-dalam-manajemen.html?m=1

Wow..masyaallah ya tugas pembuat kurikulum… Hisab nya juga ngga mudah looh

Bila anda tidak kritis terhadap–minimal terhadap kurikulum anak kita–lalu something wrong happened, kita sebagai orgtuanya juga dihisab loh..karena sudah memasukkan anak ke dalam institusi tsb.

Kalau untuk anak usia dini, jangan paksakan mereka untuk langsung paham apa itu “bersekolah di rumah”.

Ingat loh ya,  Hs bukanlah harga mati, kalau anak mau sekolah, ngga mau hs, oke anak sekolah–ngga ada masalah–tentunya dengan konsekuensi lanjutan bahwa anda sebagai orgtua punya tanggung jawab extra untuk memperhatikan kualitas pendidikannya di luar lingk sekolah.

Pertama2 tanyakan dulu, apa alasan kamu ingin sekolah–
Kalau jawabannya supaya bisa ketemu teman– maka besar kemungkinan bukan belajarnya yg dia cari di sekolah.

Carikan ia lingkungan dan kawan yg baik, itu termasuk salah satu tanggung jawab orgtua dalam mentarbiyah anak loh. Sambil terus ajarkan ananda untuk memilih teman yg baik sesuai usia, dan syarat2 dalam adab berkawan.

Kemungkinan lain, yg dia mau bukan belajarnya–tapi momen perpindahan kelas, momen bermain di luar dan banyak lagi lainnya

Tidak mampu hs sendirian?
Mayday! Mayday! Minta bantuan.
Mungkin bisa dengan mengikutsertakan anak kursus belajar, kursus ekskul macam bela diri, lego robotic, tahfidz dll.. Yg suasananya dapet: being with and connected with friends.
Bikin komunitas belajar kecil2an antar teman2 yg sepemikiran juga membantu.

Intinya apa,
Fasilitasikan mereka agar mereka dapatkan apa yg mereka cari dari anda orgtuanya agar ia tidak mencarinya di luaran. Persempit nafsunya dari dini. Siapkan anak untuk menerima exposure dari luar. Contohnya playing with gadget, kalau dia udah terbiasa di rumah teh gadget bukan barang penting. Begitu diluar liat ada yg pegang gadget, minat sih–tapi y udah gitu doang.

***

LANGKAH PENYUSUNAN LESSON PLAN

Langkah 1. Menentukan kemampuan yang diperlukan oleh peserta didik

Training needs Analysis: Mendefinisikan pengetahuan dan keterampilan yang diinginkan untuk dimiliki murid setelah pengajaran. Kemampuan ini ditentukan berdasarkan keterampilan yang dibutuhkan di lapangan (menentukan performance objective)

Langkah 2. Menyusun tes / evaluasi

Menentukan jenis test dan evaluasi yang digunakan untuk menilai tingkat kemampuan murid sesuai kriteria penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang diinginkan selama melaksanakan pelatihan.

Langkah 3. Menuliskan dan menguji instruksional objektif

Menuliskan objektif (instructional objective) yang mendukung kemampuan untuk melakukan dan menguji performance objective. Penulisan instructional objective dalam susunan yang sesuai akan sangat membantu pemahaman murid

Langkah 4. Menyusun isi materi pelatihan

Tuliskan 3 atau 4 poin utama untuk setiap instructional objective. Menyusun item dan informasi untuk mendukung poin-poin tersebut kemudian mulai mengurutkan isi. Tentukan waktu yang dibutuhkan untuk mengulas materi , jika alokasi waktu telah ditentukan isi materi dapat disesuaikan kembali agar sesuai dengan mengurangi item atau informasi yang kurang penting.

Langkah 5. Mengorganisasi materi pendukung

Menentukan poin kapan kita akan menggunakan alat peraga visual, hand out dan demonstrasi untuk mendukung dan ikut membentuk sebuah presentasi. Yakinkan bahwa alat-alat tersebut membantu pencapaian objektif dan mendukung pengajaran.

Langkah 6. Merencanakan dan menyusun Lesson Plan

Tentukan cara membawakan lesson plan dan rencanakan secara detail alur penyampaian materi dengan mencatat pengorganisasian penggunaan alat pendukung.

Langkah 7. Menguji Lesson Plan dan meninjau kembali

Mencoba lesson plan yang telah terbentuk untuk menguji apakah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan objektif yang ditentukan. Penyesuaian mungkin diperlukan pada alur materi, alokasi waktu dan pengaturan tampilan materi pendukung.

Sumber:
Modul Training For Instructur– Emergency First Aid Course– Bulan Sabit Merah Indonesia Jakarta Raya

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅SABUMI🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

👥 FB Group:
Sabumi (Muslim Homeschooling Bandung)
💻 Blog: sabumibdg.wordpress.com

Sabumi is part of HSMN
👍FB fanpage:
Homeschooling Muslim Nusantara
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s