Cooking Class · Diskusi · Klub Sabumi · Multitema

[Cooking Class] Nge-Bento bareng Tata Bonita (1)

image

Kulwap Cooking Class 29 Maret 2016

Narasumber :
Yunita Rahmasari a.k.a Tata Bonita
Penulis buku “Bonita Bento”
Web: http://www.bonitafood.net
Instagram: @tatachan

Pengantar

Bento itu sejatinya bekal yang ditata dalam kotak makan. Kalau dalam bahasa Indonesia, ya bekal atau bontot (bhs Jawa). Nah, karena namanya Bento memang harus ditata dalam boks makan. Mungkin beberapa sedikit salah memahami bahwa Bento itu harus yang dibentuk dan dihias lucu, yang ada karakternya. Tidak, selama bekal ditata di kotak makan, kalau di jepang namanya ya Bento.

image

Nah bentonya ini kemudian punya cabang, dan yang paling populer adalah charaben atau karakter Bento. Bento yang dibuat ada karakternya. Umumnya dibuat oleh ibu-ibu jepang untuk bekal anaknya supaya tambah semangat makan bekalnya. Charaben ini disebut juga decoben (decorated Bento) atau sesuai ujaran orang jepang, kyaraben.

image

Lalu apakah menu yg dihias di piring yang lucu-lucu itu bisa disebut Bento? Tidak. Beberapa Ada yang menyebut foodart, kalau saya pakai istilah decomeal (decorated meal).

image

Kenapa istilah trivia seperti ini perlu dibahas? Karena kebanyakan biasanya suka ikut yang mereka jadikan panutan. Jadi karena yang dihias2 disebut Bento maka semua dipukul rata disebut Bento. Ya mungkin Karena nyerempet background saya sebagai pengajar juga sih, jadi apapun postingan kita harus ada unsur mendidik, bukan misleading.

Dari pengalaman journey saya membuat Bento dan juga kelas2 Bento yang pernah saya isi, Newbie to Bento biasanya pinginnya bikin Bento yg karakternya wah kayak yang mereka lihat di inet atau IG 😅. Percayalah ibu-ibu cantik, itu ….. Ribet 😂. Tapi saya juga gak nyalahin kok, saya awalnya juga gitu hehehe. Tapi lama2 saya suka lebih simpel bikin karakter yang tanpa dikepal-kepal nasinya. Karena nasi yang dikepal juga kalau tidak keburu dimakan jadi basah dan rasanya aneh, atau agak mblenyek 😂.

Bento simple lainnya selain menghias nasi adalah menghias lauknya. Saya suka hias telur, tempe/tahu goreng, sosis, perkedel, dan nugget.

Roti juga asyik buat bekal Bento, gak perlu punya cutter yg macam-macam, cetakan kukis yg sudah Ada bisa dimanfaatkan. Gelas pun bisa jadi. Malah jadi seperti pocket sandwich, setelah dilapis ditindes pake bibir gelas.

image

Ya, alat nomer satu untuk bikin Bento itu memang imajinasi, walaupun tanpa banyak alat-alat yang mahal, kalau kita mau berusaha kreatif memanfaatkan alat yang ada pasti bisa. Kedua rajin cari inspirasi lihat-lihat karya Bento yang sdh ada, ketiga tinggal cuuusss praktik latihan terus

Yaaaa foto sering menipu teh, kliatannya simple aslinya ribet hihihi 😅. Tapi semua bisa ter-tackle kalau udah jadi kebiasaan sehari-hari 😄. Saya biasanya biar gak terlalu ribet dan makan waktu di pagi hari sebagian besar lauk sudah saya bumbui atau siapkan malam hari. Pagi tinggal goreng atau panasin lagi. Hiasan-hiasan seperti wortel rebus Dan brokoli sudah matang dan tersimpan manis di kulkas siap pakai. Saya taruh di air tight container, alhamdulillaah tidak pernah basi sampai siang.

Saya kalau bikin lauk Bento juga suka yang simple. Saya punya stok bumbu dasar merah siap pakai. Biasanya daging ayam boneless, atau yg lainnya saya marinade sama bumbu semalam di kulkas saya iris tipis besok tinggal masak atau panggang di Teflon. Bumbu dasar ini helpful banget, saya suka tambah dengan oregano, kecap, ngo hiong, garam masala, atau lainnya untuk memodifikasi rasa. Simple tinggal tabur-tabur tapi tasty. Kalau mau bikin nasi goreng juga gampang tinggal tambah irisan serai 😄

Oya untuk nasi yang akan dihias. Biasanya banyak yang mengeluh kenapa karakter nasinya gak bisa sebagus, semulus, secantik Bento nasi kepalnya orang jepang. Beras jepang pendek-pendek dan sangat pulen karena memiliki kandungan zat amilopektin atau zat ketan yg lebih tinggi dibanding beras lokal. Nah amilokpektin ini yang membuat nasi jepang dikit aja mengeyangkan dan lengket, makanya orang jepang cina korea bisa banget makan nasi pake sumpit 😄. Krn beras Jepang sangat rekat dan pulen, makanya cantik bgt bentonya. Yaaaa bisa ngiri aja sih kita karena kalau mau beli beras jepang mihil bingit 😂

Kalau saya pakai beras lokal yang pulen saja… Mengepalnya ketika nasi hangat. Karena kalau masih panas Dan beruap dikepal hasilnya mbletreng mbelenyek *haduh maaf bahasanya 😅. Iya ada yang ditambah dgn ketan. Tapi saya pribadi belum pernah coba 😄.

Intinya saya membuat Bento juga belajar banyak hal… Sering gemes ketika Ada yg ngeluh baru belajar mulai membuat Bento ngeluh bentonya kurang bagus atau ribet ini itu… Semuanya proses… Mungkin karena juga saya dasarnya suka mainan bikin yang lucu-lucu jadi yang saya lihatnya bukan bagian susahnya, tapi berproses itu buah manisnya saya jadi sedikit banyak memahami ini itu.

Ya membuat Bento memang kadang menguji kesabaran, tapi tak ada yang bagus tanpa usaha hehehehe. Kenapa repot bikin Bento? Ketika ditanya seperti itu pernah saya jawab untuk menyenangkan diri saya sendiri. Ketika kecil ibu saya tidak pernah membuatkan bekal untuk saya karena beliau sibuk pagi-pagi berangkat kerja mengajar. Ya seperti saya membalas dendam itu sekarang, saya jadi anak buat saya sendiri heheh. Tidak perlu setiap hari kok, seminggu sekali atau at least pernah beberapa kali andai ibu saya pernah membuatkan saya bekal yang sampai besar pun akan saya ingat dan tersenyum itu sudah cukup membuat saya bahagia *haduh kok jd melodrama heheheh

bersambung ke sesi tanya jawab

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅SABUMI🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

👥 FB Group:
Sabumi (Muslim Homeschooling Bandung)
💻 Blog: sabumibdg.wordpress.com

Sabumi is part of HSMN
👍FB fanpage:
Homeschooling Muslim Nusantara
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s