Memahami Homeschooling

Memfasilitasi pendidikan yang sesuai dengan karakter anak (2/10)

🌟🌟Bagian 2🌟🌟

Memfasilitasi pendidikan yang sesuai dengan karakter anak sesungguhnya adalah investasi awal berharga bagi kehidupannya di masa depan. Membantu mereka tumbuh menjadi dirinya sendiri tanpa terkungkung oleh cita-cita klasik berupa dokter – guru – atau insinyur adalah modal utama bagi mereka untuk mempercayai kemampuannya sendiri.

Tentu kita semua berharap, kelak anak-anak bisa mandiri dan mampu mempersembahkan mahkota kemuliaan bagi kita orangtuanya, tapi langkah besar pertama adalah, “kita harus rela” memberi ruang bagi mereka untuk menemukan aktivitas yang renyah dan mengasyikkan. Karena belajar sejatinya adalah perkara jangka panjang. Jika kita mengikuti kultur yang menganggap sukses dinilai dari deret A atau angka 100 di atas kertas namun anak kosong pada penghayatan dan keterampilan, dimanakah lagi kita akan mencari jiwa anak yang mungkin terhempas di kursi-kursi dingin bertembok seragam?

Kesenangan anak pada bola, atau hobi mereka berbicara, bermain teka-teki, bertukar prangko, atau mencorat-coret dinding masih dianggap sesuatu yang mengganggu dan bukannya mendapatkan apresiasi. Masa depan mereka dipersempit melalui konsep bahwa belajar adalah duduk-diam-dengarkan. Kita lupa bahwa reaksi pertama kita pada pertanyaan atau pendapat mereka bisa jadi pembunuh cita-cita mereka yang sebenarnya.

1. Apa yang berbeda dari homeschooling?
2. Mengapa harus homeschooling?
3. Bagaimanakah legalitas homeschooling?
4. Bagaimana untuk memulai homeschooling?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s